Bab 1
A. Pendahuluan
Campuran merupakan
gabungan dua atau Iebih zat tanpa perbandingan tertentu. Campuran ada yang
berupa campuran homogen dan campuran heterogen. Campuran heterogen merupakan
campuran yang masih memiliki batas yang dapat terlihat antara komponen-komponen
penyusunnya. Campuran homogen merupakan campuran yang batas antar komponennya
tidak terlihat. Campuran homogen dinamakan juga larutan, sedangkan campuran
heterogen disebut juga suspense.
B. Tujuan
Percobaan
1.
Mempelajari perubahan materi yang menyangkut perubahan
kimia
2.
Mempelajari teknik cara pemisahan dan pemurnian satu
atau beberapa zat dari campuran zat
C.
Tujuan (ayat)
Yakni
orang-orang muda yang tidak ada sesuatu cela, yang berperawakan baik, yang
memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan banyak dan yang mempunyai
pengertian tentang ilmu, yakni orang-orang yang cakap untuk bekerja dalam
istana raja, supaya mereka diajarkan tulisan dan bahasa orang Kasdim. (Daniel 1:4)
D.
Latar Belakang Masalah
1.
Pemindahan campuran dengan filtrasi menggunakan air
2.
Filtrasi menggunakan kopi
3.
Mengetahui zat warna dalam spidol
Bab 2
A.
Pelaksanaan
Hari : Kamis
Tanggal :
16 Mei 2013
Waktu :
Tempat : Lab. IPA SMPK Santo
Yusup Mojokerto
B.
Alat dan Bahan
1.
Uji Penyaringan Sederhana
a.
Batu bata
b.
Pasir
c.
Krikil halus
d.
Arang
e.
Kapas
f.
Botol Aqua
g.
Gelas Aqua 6 buah
2.
Uji Filtrasi Kopi
a.
Kopi tanpa gula
3.
Uji Promatografi pemisahan warna
a.
Kertas buram (4cm&10cm)
b.
Spidol
c.
Lidi
C.
Cara kerja
1.
Filtrasi Sederhana (air)
|
|
|
|
|
7. Bandingkan kondisi fisik air sebelum disaring dengan filtrasi
pertama dan filtrasi kedua.
2. Filtrasi dengan kopi
1. Siapkan gelas
2. Taruh kertas buram di atas gelas
3. Tuang kopi secukupnya
4. Kita dapat amati sisa ampas dari
kopi tersebut
3. Pemisahan warna spidol
1. Kertas dipotong persegi panjang, di satu
sisi lebarnya dicoret2 dg spidol / tinta (misalnya kita buat gambar titik besar
/ lingkaran penuh gitu dg spidolnya).
2. bagian yg sudah dicoret spidol / tinta itu
dicelupkan ke air, sisa kertas saring dibiarkan kering (tidak ikut dicelup
semua)
3. bagian yg kering ini perlu diarahkan
memanjang ke atas
4. airnya merembes pelan2 lewat pori2 kertas
dari bagian kertas saring yg tercelup ke bagian yg kering tsb, sambil
membawa zat warna dari spidol/tinta. Kalau spidol/tinta itu komposisinya dari
bbrp zat warna, dia bisa terpisah2 pada saat mengikuti rembesan air.
D. Hasil Pengamatan
Semua
berjalan dengan lancar, tidak ada gangguan sedikitpun.
Semua ikut
mempraktekkan cara kerja di atas dengan baik.
Bab 3
A.
Kesimpulan
1.
Filtrasi Sederhana
Filtrasi atau penyaringan merupakan metode pemisahan
untuk memisahkan zat padat dari cairannya dengan menggunakan alat berpori
(penyaring). Proses filtrasi merupakan
proses fisik. Dimana filtrasi adalah suatu satuan pengerjaan dimana campuran
zat padat dan cair, makanan, suspensi, dispersi, influent atau bubur dipaksakan
melewati suatu medium berpori di mana zat padat akan ditahan. Dasar pemisahan metode ini adalah perbedaan
ukuran partikel antara pelarut dan zat terlarutnya. Penyaring akan menahan zat padat yang mempunyai ukuran
partikel lebih besar dari pori saringan dan meneruskan pelarut. Proses filtrasi
yang dilakukan adalah bahan harus dibuat dalam bentuk larutan atau berwujud
cair kemudian disaring. Hasil penyaringan disebut filtrat sedangkan sisa yang
tertinggal di penyaring disebut residu (ampas).
2.
Filtrasi kopi
Campuran dua
zat yang memiliki ukuran berbeda dapat dipisahkan dengan teknik
penyaringan(filtrasi). Teknik ini membutuhkan alat berpori (penyaring/filter). Di
laboratorium biasanya dilakukan dengan kertas saring. Penyaringan ini akan
menghasilkan hasil filtrasi(filtrat)yang biasanya bening dan residu (ampas).
3.
Pemisahan warna spidol
Dalam hal ini dapat dilihat perbedaan-perbedaan
panjang penguraian komponen warna. Ini terjadi karena perbedaan kemampuan fase
gerak (air) membawa zat terlarut (komponen warna) dalam fase diam (kertas
kromatografi).Pemisahan komponen-komponen warna ini juga disebabkan oleh
perbedaan daya serapnya pada kertas. Disini juga terlihat bahwa komponen-komponen
warna akan terpisah satu sama lain berdasarkan daya serapnya pada kertasPercobaan
ini membuktikan bahwa sebuah warna mempunyai komponen-komponen warna
penyusunnya yang lain. Penguraian warna ini terjadi karean fase tetap cenderung
menahan komponen campuran, sedangkan fase bergerak cenderung menghanyutkan.
Akibatnya komponen-komponen suatu campuran dapat dipisahkan.
Bab 4
A.
Lampiran
BY: ANDREAS

No comments:
Post a Comment